Lebih Bijak Dalam Menggunakan Plastik

admin

Jasa Poles Marmer Jakarta – Sampah di dunia saat ini tercatat didominasi dengan sampah plastik. Berbagai macam jenis plastik sudah mencemari bumi dari daratan sampai dengan lautan hingga menyebabkan pencemaran lingkungan yang parah. Sebagai contoh indonesia sendiri sudah ada puluhan ton sampah plastik yang terdapat di perairan Jakarta, tepatnya di Muara Angke. Data yang diperoleh sampai 2018 akhir lalu, kurang lebih dari 5 kilogram sampah plastik berupa botol minum, tali rafia, sampai sandal dikeluarkan dari dalam perut paus yang mati dan terdampar di perairan Wakatobi.

Lebih Bijak Dalam Menggunakan Plastik

Ada beberapa penelitian yang dilakukan dan mendapati negara Indonesia merupakan negara kedua penyumbang sampah plastik terbanyak ke lautan, nomer satunya adalah China. Walaupun penelitian tersebut masih dipertanyakan keakuratannya, penelitian ini menyebut ada setidaknya 275 metrik ton sampah plastik memenuhi 192 negara berpantai. Sebelumnya juga sudah dijelaskan oleh World Economic Forum pada 2016 juga, mereka mengatakan lebih dari 150 juta ton plastik tersebar di lautan. Dengan kenyataan seperti ini akan diprediksi pada tahun 2025 perbandingan plastik dibandingkan ikan di lautan akan bisa mencapai 1:3. Jumlah plastik diperkirakan terus bertambah menjadi 250 juta ton, sedangkan untuk jumlah ikan semakin berkurang.

Dari banyaknya fakta tersebut membuat semua orang berlomba lomba untuk menyuarakan gerakan anti plastik. Mulai dari membiasakan membawa botol minum sendiri, membawa wadah belanja sendiri, sampai memaksa untuk tidak memakai sedotan plastik lagi. Oleh karena gerakan anti plastik tersebut masih banyak orang yang salah kaprah. Mereka malah menganggap bahwa hidup tidak boleh lagi menggunakan plastik. Padahal kenyataannya manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan plastik. Diketahui bahwa plastik adalah bahan sintetis yang keberadaannya saat ini tidak bisa digantikan. Berbagai macam alat dan kebutuhan lainnya masih memakai bahan dasar yang terbuat dari plastik. Bukan tanpa alasan, alat atau barang yang terbuat dari plastik dianggap lebih ramah dompet dan tahan lama.

Karena itulah manusia sebenarnya tidak harus hidup tanpa plastik, tapi lebih untuk mengendalikan jumlah dan pemakaian plastik untuk mengurangi dampak buruk dari penggunaan plastik. Seperti yang dijelaskan oleh Muharram Atha seorang relawan lingkungan, dia menjelaskan bahwa semestinya orang sudah pintar memilah plastik yang digunakan. Plastik sekali pakai dan tidak bisa didaur ulang harus mulai dijauhi. Plastik jenis inilah yang nantinya akan banyak berujung ke lautan.

Menurut catatan Asosiasi Industri Plastik Indonesia (Inaplas), total penggunaan plastik di Indonesia mencapai 4,25 miliar kilogram per tahun. Hal ini bisa dibandingkan dengan 17 kilogram per kapita. Dijelaskan juga oleh Fitria Ariyani sebagai Direktur Bank Sampah Nusantara LPBI NU, dia mengatakan bahwa opsi yang paling tepat adalah supaya masyarakat mengubah gaya hidup menjadi ramah lingkungan. Gaya hidup seperti itu bisa dilakukan dengan tidak memakai plastik sekali pakai seperti membawa botol minum, sedotan, dan kantung belanja sendiri.

Tidak hanya dari masyarakat, ada baiknya semua perusahaan produsen plastik juga diminta ikut bertanggung jawab. Perusahaan ini diminta untuk bisa meminimalisir atau bahkan tidak lagi memproduksi plastik sekali pakai. Greenpeace menganggap tanpa ada pengurangan produksi dari perusahaan, plastik masih tetap akan dipakai oleh masyarakat. Gerakan anti plastik yang ada dari masyarakat yang tak lagi memakai plastik sekali pakai juga disebut membuat perusahaan berpikir ulang memproduksi plastik. Selain itu, pemerintah juga memiliki peranan penting dalam menegakkan aturan untuk mengontrol dan membatasi penggunaan plastik juga dapat membuat masyarakat hidup dengan gerakan anti plastik. Pemerintah dianggap bisa menerapkan kebijakan plastik berbayar dan juga peraturan yang tegas untuk perusahaan untuk meredam penggunaan plastik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Pengaruh Citra Toilet di Media Sosial

Jasa Poles Marmer Jakarta – Perkembangan jaman yang semakin melesat cepat membuat seseorang akan mendapatkan informasi semakin cepat. Diketahui saat ini saja perkembangan aktivitas media sosial dan pemasaran melalui influencer pada platform digital memiliki pengaruh besar. Sehingga halini akan meningkatnya keinginan pengguna untuk berbagi pengalaman positif dan negatif¬† di media […]
Pengaruh Citra Toilet di Media Sosial

Subscribe US Now